Pembinaan Keluarga Hita Sukhaya
Keluarga merupakan institusi social yang penting, pemegang peran kunci dalam kegiatan-kegiatan pokok kemasyarakatan, juga pembentuk karakter yang sangat berpengaruh. Keluarga dianggap sebagai penentu baik dan buruknya suatu bangsa. Kumpulan beberapa keluarga membentuk suatu masyarakat dan selanjutnya tergabung dalam kelompok yang lebih besar yang disebut bangsa.
Sebagian besar orang berpendapat bahwa kehancuran suatu keluarga biasanya disebabkan oleh kurangnya tanggung jawab dan perhatian dari setiap anggota keluarga, baik anak ibu dan ayah. Oleh karena itu setiap orangtua dituntut untuk menjaga kehidupan rumah tangganya dengan penuh pengawasan dan perhatian. Karena keluarga yang didirikan di atas pondasi saling pengertian, selalu bermusyawarah dalam setiap mengambil keputusan, saling menerima kekurangan satu sama lain dan saling komunikasi dengan baik.
Tak satupun keluarga di dunia ini yang tidak mempunyai masalah. Sesungguhnya ketika seseorang memutuskan untuk menikah, itu Artinya harus siap untuk bermasalah. Oleh sebab itu, Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar melalui Penyelenggara Bimas Budha mengadakan kegiatan Pembinaan Keluarga Hita Sukhaya sebagai salah satu cara dalam menyikapi setiap permasalahan yang timbul dalam keluarga, sehingga mampu tercipta keluarga yang Hita Sukhaya.
Kegiatan dilaksanakan tanggal 19 Maret 2011 di Aula Kementerian Agama Kota Denpasar, dengan jumlah peserta 20 orang. Sebagai narasumber berasal dari unsur lembaga umat, Sutarso, S.Ag, MM memberikan meteri keluarga kecil bahagia sejahtera, Narasumber kedua, Joko Turiman, S.Ag, dengan makalah berjudul Mencari dan membina pasangan hindup, dan narasumber terakhir adalah Yogi Priambodo, S.Ag, dengan materi berjudul peran keluarga dalam pendidikan budi pakerti. (SH)