Menu

Strategi Penyuluh Agama di Kemenag Kota Denpasar dalam Objek Observasi Lapangan

  • Selasa, 19 April 2011
  • 864x Dilihat
Strategi Penyuluh Agama di Kemenag Kota Denpasar dalam Objek Observasi Lapangan
(Denpasar – 19 April 2011) Kementerian Agama Kota Denpasar untuk kesekian kali terpilih sebagai tempat Observasi Lapangan yang diadakan oleh Balai Diklat Keagamaan Denpasar. Kegiatan yang dimulai Pk. 8.30 merupakan peserta diklat Penyuluh angkatan II yang berjumlah 31 orang yang berasal dari 3 provinsi (Bali, NTB dan NTT). Kakemenag Kota Denpasar yang pada pagi itu didampingi oleh Kasubag Tata Usaha serta Kasi Urusan Agama Hindu menyambut gembira peserta diklat karena Kemenag Kota Denpasar beberapa kali terpilih menjadi objek studi lapangan. Pemilihan ini, tentu bukan tanpa alasan, mengingat Kemenag Kota Denpasar dapat dijadikan barometer bagi pengembangan kepenyuluhan. Koordinator studi lapangan, Drs. Buhri menyatakan bahwa tujuan diadakan observasi lapangan ini adalah untuk menselaraskan materi yang didapat oleh peserta selama diklat dengan keadaan sebenarnya di lapangan. Kakemenag Kota Denpasar menyatakan bahwa strategi pemetaan wilayah penyuluh di Kemenag Kota Denpasar berbeda dengan kondisi Kemenag lain karena berdasar latar belakang pendidikan di Kota Denpasar yang sebagian besar strata 1 (S1). Selain itu, Penyuluh dikondisikan lebih aktif dan disebar ke empat Kecamatan (Denpasar Utara, Selatan, Timur dan Barat) untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat setempat. (Wn)