Denpasar, 30 Juli 2026
Upaya pembinaan mental dan spiritual terus digencarkan di lingkungan pemasyarakatan. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Denpasar melalui Penyuluh Agama Islam, H. M. Taufiq Maulana, S.Sy., M.H., menggelar kegiatan pembinaan akidah bagi jemaah warga binaan di Masjid At-Taubah, Kompleks Lapas Laki-Laki Kelas IIA Kerobokan, Bali.
Dalam kegiatan rutin tersebut, materi fokus pada penguatan fondasi keimanan melalui kajian kitab kuning klasik Sullam Taufiq. Pemilihan kitab ini dinilai sangat relevan untuk memperdalam pemahaman akidah Ahlussunnah wal Jamaah, menguatkan keimanan, serta membimbing tata cara beribadah yang benar bagi para warga binaan di tengah kehidupan lapas.
Pihak Lapas Laki-Laki Kerobokan menyambut baik dan mendukung penuh jalannya program keagamaan ini. Pembinaan spiritual dinilai sebagai instrumen vital dalam proses rehabilitasi mental, agar para warga binaan siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang jauh lebih baik.
"Melalui program pembinaan rutin ini, para jemaah warga binaan diharapkan tidak hanya memperoleh tambahan ilmu agama, tetapi juga memiliki keteguhan iman dan mental yang tangguh dalam menjalani masa pembinaan," ujar H. M. Taufiq Maulana.
Ia menambahkan, keimanan yang kokoh diharapkan dapat menjadi landasan bagi warga binaan untuk menunaikan ibadah secara istikamah. Lebih dari sekadar bekal selama di dalam lapas, pembinaan akidah ini diproyeksikan menjadi pedoman hidup yang kuat agar mereka mampu menjalani kehidupan yang selaras dengan ajaran Islam serta menjadi pribadi yang bermanfaat saat berintegrasi kembali dengan masyarakat kelak.
18 Februari 2026
18 September 2025