Menu

Bersama FKUB, Kemenag Kota Denpasar Perkuat Dialog dan Harmoni Antarumat Beragama

  • Sabtu, 25 Juli 2026
  • 126x Dilihat

Bersama FKUB, Kemenag Kota Denpasar Perkuat Dialog dan Harmoni Antarumat Beragama

Denpasar, 25 Juli 2026 – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, Dr. Tia Sastrina, S.T., M.M., didampingi Kepala Seksi Urusan Agama Hindu, Ni Made Purnamawati, S.E., M.Pd.H., menghadiri Rapat Rutin Majelis Agama Kota Denpasar yang diselenggarakan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Denpasar di Wantilan Pura Agung Lokanatha, Denpasar. Kegiatan ini dihadiri unsur Pemerintah Kota Denpasar, pengurus FKUB, serta perwakilan berbagai majelis agama di Kota Denpasar.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Kota Denpasar menyampaikan apresiasi kepada FKUB sebagai wadah dialog yang berperan penting dalam menjaga kerukunan umat beragama. Menindaklanjuti penyampaian Ketua FKUB Kota Denpasar, Dr. I Made Arka, beliau menegaskan bahwa kerukunan harus terus dirawat melalui komunikasi, dialog, saling menghormati, dan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Beliau juga menegaskan komitmen Kementerian Agama sebagai mitra strategis FKUB dalam memperkuat dialog lintas agama dan membangun komunikasi yang harmonis. Seluruh tokoh agama diajak untuk terus menjaga Denpasar sebagai kota yang damai, harmonis, dan menjadi teladan kerukunan.

Melalui semangat Kemenag Berdampak, kehadiran Kementerian Agama Kota Denpasar dalam forum ini menjadi wujud nyata penguatan kolaborasi lintas agama dan lintas lembaga. Sinergi yang terus dibangun diharapkan mampu memperkokoh toleransi, meningkatkan kepercayaan antarumat beragama, serta mendukung terwujudnya Kota Denpasar yang damai, inklusif, harmonis, dan berdaya saing.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilaksanakan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan kepada Forum Perempuan Lintas Agama (FORPELA) dan Forum Generasi Muda Lintas Agama (FORGIMALA). Penyerahan SK tersebut menjadi bentuk penguatan kelembagaan sekaligus komitmen bersama dalam melibatkan perempuan dan generasi muda sebagai garda terdepan dalam menjaga, merawat, dan mengembangkan kerukunan umat beragama di Kota Denpasar.