Menu

BIMWIN KUA Denpasar Barat Bekali 12 Pasang Catin Strategi Bangun Keluarga Sakinah dan Manajemen Keuangan

  • Selasa, 09 Juni 2026
  • 132x Dilihat

DENPASAR – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Denpasar Barat kembali menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi para Calon Pengantin (Catin) pada Selasa (9/6). Bertempat di aula KUA Denpasar Barat, kegiatan pembekalan ini diikuti oleh 12 pasang calon pengantin yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian materi. Program ini dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk komitmen kementerian agama dalam mematangkan kesiapan mental dan pengetahuan para catin sebelum melangkah ke jenjang pernikahan.

Sebagai narasumber, Kepala KUA Kecamatan Denpasar Barat, H. Kusnadi Abdullah, S.H.I didampingi oleh Ali Usman, S.Pd., mengupas tuntas mengenai fondasi dalam membangun keluarga sakinah, mawaddah, warahmah. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya komunikasi yang sehat, saling menghargai, serta penyamaan visi dan misi antar pasangan. H. Kusnadi mengingatkan bahwa ketahanan sebuah keluarga sangat bergantung pada sejauh mana masing-masing individu mampu memahami hak dan kewajibannya secara seimbang berdasarkan nilai-nilai agama.

Memasuki sesi kedua, fokus pembekalan beralih pada aspek praktis yang kerap menjadi tantangan dalam dinamika rumah tangga, yaitu pengelolaan ekonomi. H. Kusnadi Abdillah, S.HI., hadir menejlaskan materi krusial selanjutnya mengenai manajemen keuangan keluarga sakinah. Beliau memberikan panduan strategis tentang cara mengatur skala prioritas pengeluaran, transparansi anggaran antar suami-istri, hingga pentingnya menyisihkan tabungan untuk masa depan guna menghindari konflik yang dipicu oleh faktor ekonomi.

Melalui penyelenggaraan Bimwin ini, KUA Denpasar Barat berharap 12 pasang calon pengantin tersebut tidak hanya siap secara administrasi, tetapi juga memiliki bekal ilmu yang mumpuni dalam menghadapi realitas kehidupan berumah tangga. Kegiatan yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan sesi tanya jawab, di mana para peserta secara aktif berkonsultasi mengenai berbagai kesiapan dan solusi menghadapi tantangan keluarga di era modern.