(Kankemenag Kota Denpasar) Perayaan Natal telah berlalu, namun damai dan kehangatan Natal masih terasa ditengah-tengah seluruh umat manusia. Masih dalam suasana Natal, guru-guru agama Kristen dan Katolik PNS dan Non PNS di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar beserta seluruh siswa Kristen dan Katolik se-Kota Denpasar mengadakan perayaan Natal bersama pada hari Sabtu (11/1) lalu bertempat di Aula SMA Harapan Denpasar. Acara ini diadakan untuk meningkatkan rasa persaudaraan, dan memupuk serta mencerdaskan keimanan melalui makna Natal.
Acara yang dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, Pembimas Kristen Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, dan Ketua Yayasan Harapan Denpasar ini tampak meriah dengan lantunan pujian-pujian Natal, pementasan seni dari siswa-siswi Kristen dan Katolik se-Kota Denpasar, dan pemberian khotbah serta pemberkatan dari Pendeta Mariana Susanti. Dalam khotbahnya, pendeta Mariana mengajak seluruh jemaat untuk bersama-sama menyambut kedatangan Sang Raja Damai, Tuhan Yesus yang akan senantiasa memberkati dan menuntun kita dalam menemukan kedamaian, Beliau juga berpesan kepada seluruh jemaat yang hadir, agar senantiasa menjadi pembawa kedamaian dimanapun berada, dan senantiasa rajin membaca firman Tuhan, karena firman tersebut merupakan sebuah pedoman yang akan mengeluarkan kita dari kegelapan dan memimpin kita dalam kebenaran dan keadilan.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar Ida Bagus Made Oka Yusa Manuaba, SH mengungkapkan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini, dan Beliau menegaskan kembali apa yang telah disampaikan sebelumnya oleh Pendeta Mariana, agar seluruh hadirin senantiasa berpegang teguh kepada firman Tuhan dan menggunakannya sebagai self control dalam menjalani kehidupan, karena firman Tuhan-lah satu-satunya jalan yang akan mengeluarkan kita dari kegelapan. Kepala Kantor juga berpesan agar setiap hadirin mampu menjadi agen-agen pembawa kedamaian, dan meniti jembatan-jembatan kedamaian dimulai dari diri sendiri, keluara, masyarakat sekitar, hingga akhirnya masyarakat internasional. (sta)
18 Februari 2026
18 September 2025