(Kankemenag Kota Denpasar) Gerakan SPAK Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar tidak berhenti hanya pada ruang lingkup instansi saja, kali ini dibawah pimpinan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, tim sosialisasi SPAK kembali melaksanakan sosialisasi yang menyasar siswa-siswi sekaligus para guru perempuan di lingkungan MIN Denpasar. Sebagai salah satu institusi pendidikan yang bernaung di bawah Kementerian Agama, MIN Denpasar diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai dan budaya anti korupsi kepada anak didiknya sejak dini sehingga mampu membentuk karakter penerus bangsa yang mandiri, jujur, dan bertanggung jawab.
Dalam sosialisasi yang dilaksanakan pada hari Senin (21/11) lalu tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar Ibu Komang Sri Marheni, S.Ag., M.Si mengajak seluruh siswa-siswi maupun guru perempuan untuk melaksanakan permainan-permainan anti korupsi, diantaranya SEMAI (Sembilan Nilai-nilai Anti Korupsi), MAJO (Lima Jodo), dan Put-put LK (Putar-putar Lawan Korupsi). Melalui permainan-permainan tersebut diharapkan pesan-pesan anti korupsi yakni kejujuran, kepedulian, kemandirian, keadilan, tanggung jawab, kerja sama, sederhana, keberanian dan kedisiplinan bisa ditanamkan pada diri anak-anak dengan cara yang menyenangkan.
Ditemui usai pelaksanaan sosialisasi, Ibu Komang Marheni mengungkapkan bahwa kita semua bertanggung jawab atas pembentukan mental dan karakter generasi muda kita, mengingat masa depan bangsa nantinya ada di tangan mereka, melalui kegiatan-kegiatan yang menarik dan menyenangkan seperti ini, nilai-nilai anti korupsi tersebut diharapkan bisa melekat di benak anak-anak hingga tiba saatnya mereka dewasa dan mampu mengambil keputusan sendiri. Beliau juga mengungkapkan rasa bangganya, karena anak-anak MIN Denpasar ternyata telah familier dengan informasi yang berkaitan dengan anti korupsi, terbukti saat permainan SEMAI dan salah seorang anak mendapat pertanyaan tentang apa itu kepanjangan KPK, mereka bisa menjawab dengan tepat bahwa KPK merupakan singkatan dari Komisi Pemberantasan Korupsi. Hal ini tentunya merupakan sebuah titik harapan terang bagi kita semua untuk mempersiapkan anak didik yang berkarakter dan bertanggung jawab. (sta)
18 Februari 2026
18 September 2025