(Kankemenag Kota Denpasar) Kamis (21/4) merupakan hari yang istimewa, selain bertepatan dengan Purnama Sasih Jiyestha, hari ini juga merupakan hari kelahiran Raden Ajeng Kartini yang merupakan sosok pelopor pejuang emansipasi wanita Indonesia. Persembahyangan Purnama kali ini dipimpin oleh Ka. Sub Bag. TU pada Kankemenag Kota Denpasar Ida Bagus Made Windu, S.Ag., M.Pd.H dan diikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan Kankemenag Kota Denpasar yang beragama Hindu di Padmasana Kankemenag Kota Denpasar.
Dalam sesi dharma wacana yang disampaikan oleh Penyuluh Agama Hindu Dr. Nanang Sutrisno, S.Ag., M.Si disampaikan bahwa emansipasi perempuan Indonesia berbeda dengan emansipasi di barat, maka dari itu Kartini tetap disimbolkan menggunakan kebaya dan sanggul. Wanita boleh sejajar dengan laki-laki dalam hal apapun, tetapi perempuan Indonesia tetap memiliki kodratnya sebagai perempuan yang bertugas melayani keluarganya, memajukan pendidikan putra-putrinya, menjadi penuntun serta cahaya bagi keluarganya. “Wanita Indonesia boleh maju dan harus maju di segala bidang, namun tetap memegang teguh kodratnya sebagai perempuan” Ungkap Nanang. (sta)
18 Februari 2026
18 September 2025