Menu

Ing Arso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani

  • Senin, 16 Desember 2013
  • 1985x Dilihat

(Kakemenag Kota Denpasar) Rangkaian kegiatan HAB Kementerian Agama ke-68 mulai berlangsung, kegiatan ini merupakan momentum peneguhan kembali komitmen seluruh jajaran Kementerian Agama untuk selalu bekerja keras, cerdas, dan didasari dengan sikap iklas, berintegritas, dan professional. Rangkaian HAB ke-68 kali ini diawali dengan temu ramah tamah seluruh keluarga besar di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali di Bedugul pada sabtu (14/12) lalu.

Kebun Raya Bedugul yang terdapat di Kecamatan Tabanan ini tampak dipadati oleh seluruh pegawai Kementerian Agama dari Kab./Kota Se-Bali beserta keluarganya masing-masing. Acara yang dimulai pukul 11.00 Wita ini tampak meriah, meskipun hujan gerimis sempat membasahi areal pertemuan, namun semangat peserta tampak jelas ketika meneriakkan yel-yel yang dipimpin oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali. Turut hadir pada kesempatan ini Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali A. A. Gd. Muliawan, S.Ag., M.Si beserta istri, dan dalam arahannya beliau menyampaikan apresiasinya atas kehadiran seluruh pegawai pada acara ini sebagai ajang silaturahmi untuk saling mengenal dan mempererat rasa kebersamaan dan kekeluargaan di antara Pegawai Kantor Kementerian Agama se-Provinsi Bali.

Selain mendengarkan arahan dari Ka. Kanwil Kemenag Prov. Bali, dan makan siang bersama, acara kali ini juga dimeriahkan dengan perlombaan tarik tambang antar pegawai, baik putra maupun putri. Tim tarik tambang putra dan putri Kota Denpasar berkesempatan tampil pertama kali melawan Kab. Gianyar. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar Ida Bagus Made Oka Yusa Manuaba, SH tampak turun langsung ke lapangan bersama seluruh tim Kota Denpasar memberikan beberapa trik dan support kepada mereka yang bertanding, hal ini merupakan salah satu perwujudan dari  filosofi Ki Hajar Dewantara, yakni  ing ngarso song tulodo (memberi teladan), ing madyo mangun karso (memberi bimbingan), dan tut wuri handayani (memberi dorongan/support), sehingga tim Kota Denpasar bisa tampil maksimal. Meskipun harus menerima kekalahan, hal tersebut tidak mengurangi semangat maupun keceriaan tim Kota Denpasar. Ditemui usai acara tarik tambang, Pak Oka sapaan akrab Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar mengungkapkan di setiap perlombaan pasti ada menang dan kalah, tapi yang penting disini adalah kebersamaan dan semangat kekeluargaan kita, “Meskipun kalah kita harus tetap semangat dan kita akan raih kemenangan itu pada kesempatan lain” ungkap Beliau. (sta)