Usai menunaikan ibadah puasa selama sebulan penuh, umat muslim di Indonesia merayakan Hari Raya Idul Fitri yang merupakan hari kemenangan atas perjuangan pengendalian diri dan hawa nafsu sehingga terlahir kembali kepada fitrah kemanusiaan yang suci dan kuat hati. Usai lebaran, umat muslim biasanya melaksanakan sebuah tradisi Halal Bihalal yang merupakan suatu tradisi berkumpul dalam suatu tempat tertentu untuk saling bersalaman sebagai ungkapan saling memaafkan agar yang haram menjadi halal.
Usai perayaan Hari Raya Idul Fitri 1439 H pada tanggal 15-16 Juni 2018 lalu, jajaran umat muslim di lingkungan Kankemenag Provinsi Bali menggelar acara Hahal Bihalal 1439 H/2018 M di Kebun Raya Eka Karya Bedugul, Tabanan Bali pada Minggu (22/7) lalu dan dihadiri oleh seluruh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab./Kota se Bali beserta jajarannya yang beragama Islam dan Dharma Wanita Persatuan Kankemenag Provinsi Bali. Selain Halal Bihalal, acara kali ini juga dirangkaikan dengan kampanye Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) di jajaran Kanwil Kemenag Provinsi Bali dalam upaya untuk mendukung para suami yang menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali untuk senantiasa berpegang teguh pada prinsip dalam mewujudkan Kementerian Agama Yang Bersih dan Berwibawa.
Ditemui usai pelaksanaan kegiatan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, Ibu Komang Sri Marheni, S.Ag., M.Si menekankan kembali pesan dari Ka. Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali bahwa dalam upaya menyempurnakan ibadah puasa yang telah dilakukan, tidak hanya umat muslim saja, namun seluruh umat harus senantiasa menjaga pkiran, perkataan, dan perbuatannya agar tidak terkontaminasi dengan hal-hal yang tidak baik yang dapat merugikan kita semua. Seluruh umat diharapkan mempererat tali kasih dan saling mengayomi, sehingga tidak ada lagi perbedaan, namun lebih mengedankan nilai- nilai kerukunan. (sta)
18 Februari 2026
18 September 2025