Menu

Katakan Tidak Pada Narkoba!

  • Minggu, 04 Oktober 2015
  • 592x Dilihat

(Kankemenag Kota Denpasar) Perilaku dan moral generasi penerus bangsa di tengah-tengah kemajuan teknologi informasi dan dunia sosial media kini dirasa semakin menurun, hal ini bisa dilihat dari makin maraknya kejahatan-kejahatan yang dilakukan oleh pelaku berusia remajaserta konsumsi narkoba dan minuman keras di kalangan remaja. Kemajuan teknologi dirasa bagaikan pisau bermata dua, yang dapat memudahkan segala aspek kehidupan sekaligus dapat menjerumuskan ke arah hal-hal negatif apabila tidak dipergunakan dengan bijak.

Masalah-masalah remaja ini merupakan tanggung jawab bersama baik pihak keluarga, sekolah, lingkungan masyarakat, maupun pemerintah. Bertempat di Balai Nikaih KUA Depasar Barat, Minggu (4/10) lalu, seksi Bimas Islam pada Kantor Kementerian Agama Kota  Denpasar menyelenggarakan kegiatan pembinaan penanggulangan narkoba bagi generasi muda Islam. Kegiatan yang diikuti oleh 38 peserta yang merupakan generasi muda se Kota Denpasar ini dihadiri oleh 4 orang narasumber dari unsur Kementerian Agama, BNN Provinsi Bali, dan Polresta Denpasar.

Dalam paparannya Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar Komang Sri Marheni, S.Ag., M.Si berpesan kepada seluruh peserta yang hadir bahwa sebagai generasi muda calon-calon pemimpin bangsa di masa depan, hendaknya mengisi masa remaja dengan hal-hal yang bermanfaat dalam menyikapi perubahan dan perkembangan jaman yang demikian pesatnya. Beliau juga mengungkapkan pentingnya kecerdasan intelegensia (IQ) yang diimbangi dengan kecerdasan emosional (EQ), serta kecerdasan spiritual (SQ) sehingga dapat mewujudkan keseimbangan diri dalam menyikapi dan menjawab tantangan-tantangan kehidupan kedepannya. “Tidak ada dampak positif dari penyalahgunaan narkoba, tidak ada satu orang tua pun di dunia ini yang bisa tidur tenang apabila anak harapan masa depannya menjadi pecandu narkoba, terlebih lagi narkoba hanya akan membawa kemunduran daya pikir, kehancuran rumah tangga dan kehancuran masa depan, serta mengakibatkan berbagai penyakit yang akan berujung pada kematian.” Lanjut beliau kemudian. (sta)