Menu

Kemenag Kota Denpasar Beri Penyuluhan Makna Banten Otonan di Kelurahan Sanur

  • Kamis, 05 Juni 2025
  • 198x Dilihat

Denpasar, 5 Juni 2025 

Kemenag Kota Denpasar menunjukkan komitmennya dalam pelestarian budaya dan pembinaan keagamaan masyarakat dengan menjadi narasumber dalam kegiatan pelatihan pembuatan banten otonan serangkaian Hari Bung Karno Gebyar Literasi yang diselenggarakan oleh Kelurahan Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan.

Penyuluh agama Hindu dari Kemenag Kota Denpasar, Alit Aryawati Apriltini dan Ida Ayu Made Ratih Prabadewi, hadir untuk memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada para peserta. Mereka menyampaikan materi mengenai makna filosofis dan nilai spiritual dalam tradisi banten otonan yang merupakan bagian penting dari siklus kehidupan umat Hindu Bali.

“Banten otonan bukan sekadar tradisi turun-temurun, tetapi juga menjadi media umat untuk mengucap syukur, memohon keselamatan, serta mengingat jati diri spiritual,” ujar salah satu narasumber dalam sesi penyuluhan.

Selain menyampaikan aspek spiritual, penyuluh juga membimbing peserta secara teknis dalam merangkai banten dengan benar sesuai dengan ajaran agama Hindu dan pakem adat Bali.

Melalui kegiatan ini, Kemenag Kota Denpasar berharap masyarakat semakin memahami dan mencintai tradisi keagamaan, sekaligus memperkuat harmoni antara budaya lokal dan kehidupan spiritual. Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya Kemenag dalam memperkuat moderasi beragama melalui pendekatan budaya yang membumi dan menyentuh kehidupan masyarakat sehari-hari.

Pada kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Hindu juga membacakan doa sebagai bagian dari rangkaian