Menu

Kemenag Kota Denpasar Buka Kesempatan PKL bagi Siswa Inklusi, Wujud Nyata Ramah Disabilitas.

  • Jumat, 20 Februari 2026
  • 126x Dilihat

Kemenag Kota Denpasar Buka Kesempatan PKL bagi Siswa Inklusi, Wujud Nyata Ramah Disabilitas

Denpasar — Kementerian Agama Kota Denpasar menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan layanan publik yang inklusif dengan memberikan kesempatan kepada siswa inklusi untuk melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di lingkungan Kantor Kemenag Kota Denpasar. Langkah ini menjadi cerminan nyata Kemenag sebagai institusi yang ramah disabilitas dan menjunjung tinggi prinsip kesetaraan.

Pelaksanaan PKL bagi siswa inklusi ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja, tetapi juga membuka ruang pembelajaran yang adil dan bermakna bagi seluruh peserta didik tanpa diskriminasi. Para siswa dilibatkan secara aktif dalam berbagai aktivitas perkantoran yang disesuaikan dengan kemampuan dan potensi masing-masing.

PLT Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar menyampaikan bahwa Kemenag memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk menghadirkan lingkungan kerja yang inklusif serta mendukung pengembangan kapasitas penyandang disabilitas. Menurutnya, kesempatan PKL ini merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan diri, kemandirian, dan kesiapan siswa inklusi dalam menghadapi dunia kerja.
“Kemenag harus menjadi rumah bersama yang memberi ruang bagi semua, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Ini sejalan dengan semangat pelayanan publik yang berkeadilan dan humanis,” ujarnya.
Selama pelaksanaan PKL (-/+ 6 bulan) , siswa SLB N 2 Denpasar, I Putu Bagus Andika Wayudi. WB mendapatkan pendampingan dari pegawai Kemenag Kota Denpasar agar proses pembelajaran berjalan optimal dan nyaman. Lingkungan kerja yang ramah dan suportif diharapkan mampu menumbuhkan semangat belajar serta rasa percaya diri siswa.
Dalam testimoni nya I Putu Bagus Andika Wayudi. WB dibantu oleh Ibu Guru sebagai translator menyampaikan bahwa “Saya merasa senang dapat belajar di Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, semoga kedepannya banyak teman-teman di Sekolah SLB N 2 Denpasar dapat diberikan kesempatan belajar praktek lapangan di kantor ini”.
Program ini sekaligus mendukung komitmen Kementerian Agama dalam mewujudkan birokrasi yang inklusif, selaras dengan nilai-nilai moderasi beragama dan penghormatan terhadap martabat manusia. Ke depan, Kemenag Kota Denpasar berkomitmen untuk terus membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi penyandang disabilitas dalam berbagai program dan layanan.

Dengan hadirnya siswa inklusi di lingkungan kerja Kemenag, diharapkan tumbuh kesadaran bersama bahwa keberagaman adalah kekuatan, serta inklusivitas merupakan fondasi penting dalam membangun pelayanan publik yang berdampak dan berkeadilan.