Kepala Kantor Hadir Sebagai Naarasumber Pada Workshop Tematik P4GN Yang Diselenggarakan Oleh BNN Kota Denpasar
Kamis (20/6) pagi tadi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, Bapak Ida Bagus Ketut Rimbawan hadir menjadi narasumber pada kegiatan Workshop Tematik P4GN yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Denpasar bertempat di City of Aventus Hotel, Jl. Teuku Umar Denpasar.Workshop Tematik PAGN dipimpin oleh Ka. Tim P2M, Bapak Putu Soni Kurniawan, dan diikuti sebanyak 25 guru agama Hindu tingkat SMP di Kota Denpasar.
Bapak Putu Soni menyampaikan bahwa tujuan diselenggarakan Workshop Tematik P4GN yakni guru-guru yang hadir saat ini tidak hanya sekedar mendengar materi, namun dibutuhkan sinerginya untuk menjadi perpanjangan tangan BNN guna meneruskan dan mensosialisasikan tentang bahaya dan dampak buruk yang akan terjadi apabila berani dengan obat-obatan terlarang (narkotika).
Disini tentu guru khususnya guru agama dipandang mampu memberikan pencerahan dan edukasi kepada siswa siswi saat proses belajar mengajar untuk tidak mencoba yang namanya narkoba. Ini menjadi tugas dan sinergitas kami dari BNN bersama guru untuk bersama dalam memerangi penyalahgunaan narkoba khususnya di lingkungan pendidikan, imbuh Putu Soni.
Kepala Kantor berkesempatan membawa materi yang berjudul Peran Guru Agama Hindu dalam mendukung P4GN (Pencegahan,dan Pemberantasa, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) di Lingkungan Pendidikan. Dalam hal ini guru memiliki peran dan tugas yang penting, dimana seorang guru harus mampu mengajar, mendidik, membimbing, menuntun, mengarahkan, membina, mengawasi, menilai dan mengevaluasi para siswa siswinya untuk meningkatkan pengetahuan, terampilan dan berakhlak mulia.
Lingkungan pendidikan menjadi tempat siswa siswi menuntuk ilmu dan guru sebagai tenaga pendidik, juga berperan sebagai orang tua di sekolah untuk turut mengawasi sikap prilaku para siswa siswi agar tetap berada pada pergaulan yang baik selama di sekolah. Dalam menambah wawasan dan pengetahuan tentang bahaya narkotika, tentu guru sangat diperlukan dalam mengikuti workshop, seminar, literasi yang berkaitan dengan materi pembahasan narkotika. Ini tentu menjadikan guru paham dan dapat mensosialisasikan kembali saat prose belajar mengajar.
Adapun peran guru agama Hindu dalam PAGN diantaranya: Melakukan kerjasama dengan pihak berwenang untuk bersama-sama memberi penyuluhan yakni membuka informasi yang akurat dan jelas dan hubungan interpersonal yang baik dengan siswa siswi, Pendampingan orang tua untuk memberi kasih sayang pada anak-anaknya (perhatian khusus), Pihak sekolah memberikan pengawasan ketat, rutin, sidak, karena lingkungan sekolah sering digunakan transaksi, Pendalaman ajaran agama yang menekankan etika/moral, perdalam sprititual (meditasi 5 menit di kelas) karena pemahaman agama siswa siswi masih kurang, kering ilmu agama. (kd) #SantihMelayani
18 Februari 2026
18 September 2025