Menu

Kepala Kantor Mengikuti Sosialisasi  Kerukunan Umat Beragama Kota Denpasar

  • Kamis, 16 Mei 2024
  • 244x Dilihat

Kepala Kantor Mengikuti Sosialisasi  Kerukunan Umat Beragama Kota Denpasar

Kamis (16/5) pagi tadi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, Bapak Ida Bagus Ketut Rimbawan hadir mengikuti kegiatan Sosialisasi Kerukunan Umat Beragama Kota Denpasar yang diselenggarakan oleh Badan Kesbangpol Kota Denpasar bersinergi dengan FKUB Kota Denpasar di Gedung Dharma Wanita Shanti Graha Denpasar.

Kegiatan ini dihadiri dan diikuti pula oleh Kepala Kesbangpol Kota Denpasar, Ketua FKUB Kota Denpasar, Ketua PHDI Kota Denpasar, Ketua MUI Kota Denpasar, Ketua MPUK Kota Denpasar, Ketua PAROKI Kota Denpasar, Ketua MAKIN Kota Denpasar, Ketua  WALUBI Kota Denpasar, perwakilan dari Forpela, Forgimala, Mahasiswa, serta perwakilan dari lembaga agama dan keagamaan di Kota Denpasar. Materi sekaligus dialog diisi oleh Ketua FKUB Kota Denpasar, Pendeta Kristen, Pastur Katolik.

Ketua FKUB Kota Denpasar dalam hal ini menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai upaya kita memupuk kerukunan kepada seluruh umat, menciptakan rasa harmoni damai dan toleransi tinggi kita sebagai umat beragama, kita sebagai lembaga agama untuk senantiasasi mensosialisasikan moderasi beragama, kerukunan di tengah masyarakat (umat) di Kota Denpasar. Kehadiran FKUB suatu lembaga dalam membantu pemerintah untuk melakukan pembinaan kepada tokoh agama, umat masyarakat. Kita harapkan mampu bersama sama mewujudkan Kota Denpasar menuju Kota berbasis budaya berlandaskan Vasudhaiva Kutumbhakam. Bersama kita mampu membangun negara ini untuk mewujudkan masyarakat yang rukun, damai dan maju. 

Sosialisasi Kerukunan Umat Beragama ini memiliki makna yang sangat luas dimana kita melihat cara hidup untuk rukun, saling menghormat, menjaga dan bertoleransi tanpa harus menimbulkan konflik karena perbedaan yang ada. Dengan kita bersama para tokoh agama, instansi hingga umat (masyarakat) dan pemuda lintas agama  mari bersama-sama untuk mensosialisasikan moderasi beragama ini diseluruh lapisan masyarakat dan kita dapat memposisikan diri secara tepat dalam masyarakat multireligus, sehingga terjadi harmonisasi sosial dan kesimbangan hidup sosial. (kd)  #SantihMelayani