Menu

Kesehatan Reproduksi dan Seksual Perspektif Agama Hindu

  • Jumat, 16 Juni 2017
  • 853x Dilihat

Jumat, 16 Juni 2017 bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar dilaksanakan diskusi dengan tema “Pentingnya Kesehatan Reproduksi dan Seksual pada Remaja dalam Perspektif Agama Hindu”, yang diselenggarakan oleh organisasi Kita Sayang Remaja (KISARA) yang berada dibawah naungan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Bali dengan menghadirkan dua orang narasumber dari Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, I Nyoman Dayuh, S.Ag, M.Si dan Alit Aryawati Apriltini, S.Ag, didampingi Kepala Seksi Urusan Agama Hindu Kemenag Kota Denpasar, Ida Bagus Made Windu, S.Ag, M.Pd.H.

KISARA sebagai organisasi remaja yang berkecimpung dalam kegiatan pendampingan dan konseling kepada remaja sangat konsen dengan permasalahan remaja khususnya masalah kesehatan reproduksi dan seksualitas. Mereka sangat khawatir dengan fenomena-fenomena yang marak terjadi dimasyarakat belakangan ini yang menjadikan remaja sebagai subjek sekaligus objek didalamnya, seperti masalah pergaulan bebas, narkoba, dan sek diluar nikah. Untuk itu mereka melaksanakan diskusi dengan  Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar untuk mencari solusi permasalahan melalui pendekatan agama.

Sebagaimana yang disampaikan oleh I Nyoman Dayuh, S.Ag, M.Si, bahwa pendidikan agama sebagai dasar etika dan moral harus dimulai dari lingkungan keluarga, masyarakat, dan sekolah. Penanaman ajaran agama dimulai dari pemahaman terhadap konsep Tri Kaya Parisuda sebagai landasan etika Agama Hindu dan Karmapala, dimana setiap perbuatan akan mendatangkan hasil. Dengan pemahaman yang baik terhadap konsep ajaran agama tersebut, diharapkan dapat terhindar dari hal-hal yang bersifat negatif sehingga remaja mampu mengenal, menerima dan mengarahkan dirinya.