PROFIL
PROFIL
STANDAR PELAYANAN PUBLIK
STANDAR PELAYANAN PUBLIK
KONTAK
KONTAK
TRANPARANSI KEUANGAN
TRANPARANSI KEUANGAN
SATU DATA
SATU DATA
LAIN-LAIN
LAIN-LAIN

Monitoring san Pembinaan Nazhir, PPAIW dan BWI se-Kota Denpasar oleh Kanwil Kemenag Prov. Bali

Monitoring san Pembinaan Nazhir, PPAIW dan BWI se-Kota Denpasar oleh Kanwil Kemenag Prov. Bali

Monitoring san Pembinaan Nazhir, PPAIW dan BWI se-Kota Denpasar oleh Kanwil Kemenag Prov. Bali

Rabu (3/8) pagi tadi, Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar menyelenggarakan Monitoring san Pembinaan Nazhir, PPAIW dan BWI se-Kota Denpasar yang dilakukan oleh Kanwil Kemenag Prov. Bali di Aula Kantor Kemenag Kota Denpasar yang dihadiri oleh pengurus/anggota Nazhir, PPAIW dan BWI se-Kota Denpasar.

Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, Ibu Ni Made Purnamawati, SE., M.Pd.H dalam arahannya menyampaikan terimakasih kepada seluruh undangan yang hadir pada kegiatan ini. Adanya Monitoring dan Pembinaan Nazhir, PPAIW dan BWI se-Kota Denpasar ini diharapkan memberikan manfaat bagi anggota yang hadir pada kegiatan hari ini dan sebagai wadah menjalin silahturahmi antar anggota yang hadir.

Sementara arahan dari Ketua BWI Kota Denpasar, Bapak  Drs. KH. Saifuddin Zaini, M.Pd,I menyampaikan disini BWI ini yakni menjaga kepentingan ibadah dan kesejahteraan umat. Biasanya tanah wakaf yg mensejahterahkan umat itu adalah tanah produktif yang bisa di manfaatkan oleh masyarakat dan memberikan nilai. Kegiatan ini juga dijadikan untuk silahturahmi dan forum bagi kita semua untuk berkomunikasi.

Arahan Ibu Hj. Taqwalin, dalam PMA 73 Tahun 2013 terdapat Pelaporan Nazhir ada 3 perorang, organisasi dan berbadan hukum. Yang harus dilaporkan: Data, harta benda wakaf, sertifikat, disampaikan peruntukannya untuk apa serta pengelolaan dan pengembangan harta wakaf. Pelaporan dilakukan setiap 6 bulan sekali, harus proaktif dalam memberikan/menyampaikan laporan ini baik dari Nazhir, PPAIW dan BWI ini.

Dilanjutkan dengan penyampaian arahan dari Sub. Kooridinator Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Provinsi Bali, Bapak H. Nazir, M.Pd.I menyampaikan berdasarkan monitoring terkait Nazhir Di Kota Denpasar ini masih ada beberapa Nazhir yang belum melengkapi syarat adminstrasi sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga diharapkan hal ini bisa segera ditindaklanjuti. Disini kami ingin sharing terkait permasalahan yang ditemui dan segera menindaklanjuti permasalahan tersebut agar tidak ada masalah dikemudian hari.

Kemenag mendukung nazhir yang berstatus berbadan hukum, tentu pengelolaan tanah wakaf tsrsebut dapat dikelola secara maksimal. Pengelolaan tanah wakaf ini dapat dimanfaatkan secara produktif. Kita sharing terkait dengan regulasi tersebut pada kegiatan ini. Bahwa kita bisa melihat peluang dalam pemanfaatan tanah wakaf tersebut dengan optimal sehingga memberikan kemaslahatan bagi para umat. Untuk sertifikat yang telah diawal menunjuk nama nazhir itu, jangan diubah lagi, cukup dengan surat pernyataan saja bagi pengganti yang baru.

Harapkan kami Seksi Bimas Islam Kemenag kota Denpasar segera mempersiapkan hal dalam kepengurusan Nazhir yang belum terverifikasi dan terdata agar nantinya. ucap H. Nazir. (kd) #SantihMelayani

Share
Tags