DENPASAR – Dalam rangka memperkuat soliditas organisasi dan meningkatkan kualitas layanan keagamaan, Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar menggelar rapat koordinasi bersama jajaran Penyuluh Agama Islam Fungsional serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya optimalisasi kinerja dan pengembangan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Kota Denpasar. Fokus utama koordinasi kali ini adalah memastikan peran penyuluh tetap relevan dan progresif dalam melayani masyarakat.
Pertemuan ini bukan sekadar koordinasi rutin, melainkan strategi manajemen SDM untuk mengatasi tantangan kejenuhan kerja. Melalui langkah ini, diharapkan muncul penyegaran suasana kerja yang mampu menumbuhkan semangat baru bagi para penyuluh dalam menjalankan tugas lapangan.
"Pengembangan kompetensi melalui pengalaman baru adalah kunci agar SDM kita tetap adaptif. Kita perlu melakukan penyesuaian kebutuhan organisasi dengan potensi yang dimiliki setiap personel," ujar Kasi Bimas Islam Kemenag Kota Denpasar, H. Amron Sudarmanto, S.Pd.
Setidahnya terdapat tiga poin utama yang menjadi sasaran pengembangan karyawan, diantaranya adalah Penyegaran Suasana Kerja, yaitu Mengatasi kejenuhan operasional agar kreativitas penyuluh dalam berdakwah dan memberikan edukasi tetap terjaga. Kemudian Mendorong penyuluh untuk keluar dari zona nyaman guna meningkatkan kompetensi melalui tantangan yang berbeda. Serta memastikan distribusi beban kerja dan penempatan SDM sesuai dengan keahlian serta kebutuhan masyarakat di wilayah Kota Denpasar.
Hadir dalam kesempatan tersebut Kasi Bimas Islam Kemenag kota Denpasar, H. Amron Sudarmanto didampingi PPK Hj. Asruroh Nur'aini, Para Penyuluh Agama Islam fungsional Kemenag kota Denpasar Hj. Afifahtun Nisak, Hj. Titin dan Lukman Hakim serta PPPK tahap 2 dan paruh waktu, Mujiono, Sajid, Sugiantoro, Febrian Isnaini dan Adelia Ayu Rovinda.
Dengan adanya koordinasi yang intensif ini, Bimas Islam Kemenag Kota Denpasar berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan bimbingan masyarakat yang lebih profesional, akuntabel, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
18 Februari 2026
18 September 2025