Pastikan Data Rikes, Kemenag Lakukan Rekonsiliasi Bersama Dinkes
Bertempat di aula Kantor Dinas Kesehatan Kota Denpasar, pagi ini Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar menggelar kegiatan Koordinasi dan Rekonsiliasi Data Pemeriksaan Kesehatan Jemah Haji Kota Denpasar Tahun 1445 H/ 2024 M. Kegiatan dihadiri peserta unsur Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU), Dinas Kesehatan, RSUD Wangaya dan Puskesmas.
Dalam laporannya Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kota Denpasar, H. Suraji menyampaikan bahwa jemaah yang sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan (rikes) sebanyak 281 yang terdiri jemaah urut porsi, prioritas lansia, pendamping lansia/mahram dan cadangan. Dari jumlah tersebut hampir semuanya telah dinyatakan Istithaah dan telah melunasi biaya haji. “Tersisa 7 orang jemaah yang masih proses pemeriksaan, inilah yang menjadi konsen kita bersama agar dapat segera memperoleh hasil istithaah kesehatn sehingga dapat melunasi pada waktu yang ditentukan yakni 13-26 Maret 2024” imbuhnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, Ida Bagus Ketut Rimbawan dalam sambutannya mengapresiasi para petugas kesehatan yang telah membantu layanan pemeriksaan haji selama ini. “Koordinasi dan sinergitas akan terus ditingkatkan antara Kemenag dan Dinkes sehingga layanan haji akan lebih baik pada waktu mendatang” tambah Kakankemenag. Pada kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa Kantor Kemenag Kota Denpasar akan menjalin kerjasama dengan Dinas Kesehatan dalam bentuk Perjanjian Kerjasama (MoU) dalam hal pelayanan haji dan pengendalian stunting sebagai tindaklanjut program Kanwil Kemenag Provinsi Bali dalam mengikuti kompetisi Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) tingkat nasional.
Pada kesempatan berikutnya Sekertaris Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. A.A. Darmayuda menyambut baik apa yang menjadi program Kementerian Agama dan siap bekerjasama terkait layanan kesahatan haji dan apresiasi program pengendalian stunting yang merupakan domain Dinas Kesehatan. Terkait adanya beberapa jemaah haji yang belum selesai pemeriksaan kesehatannya, Sekdis meminta jajarannya untuk membantu dan mempermudah layanan sehingga jemaah dapat melunasi sesuai waktu yang ditentukan dan dapat berangkat ke tanah suci.
Pada sesi dialog dengan para dokter Puskesmas dan operator kesehatan haji ada beberapa masukan untuk perbaikan layanan pemeriksaan kesehatan haji pada tahun depan.
18 Februari 2026
18 September 2025