Menu

Pastikan Tepat Sasaran, Kemenag Denpasar Bersama Baznas dan LAZKU Gelar Asesmen Lapangan Calon Penerima Manfaat PEU

  • Sabtu, 30 Mei 2026
  • 218x Dilihat

DENPASAR – Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar bergerak cepat dalam menyukseskan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU). Langkah konkret ini diwujudkan melalui kegiatan asesmen lapangan langsung ke tempat usaha para calon penerima manfaat yang tersebar di wilayah Kecamatan Denpasar Barat.

Dalam pelaksanaannya, tim dari Bimas Islam Kemenag Kota Denpasar didampingi oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Denpasar Barat, serta bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Denpasar dan Lembaga Amil Zakat Kemandirian Umat (LAZKU) Denpasar.

Asesmen ini dilakukan secara maraton untuk melihat langsung kondisi riil di lapangan. Dari total 10 calon penerima manfaat yang terdata, tim gabungan telah mengunjungi 5 pelaku usaha mikro, antara lain: Wasittatun (usaha Kerajinan tangan), Ishak Maulana ( Usaha Kuliner Siomay), Khamim Irwansyah (Usaha Kuliner Ayam Geprek dan Rujak), Nur Afifah (Kuliner Nasi Tempong) dan Abdul Mujib (Produksi Bawang Goreng)

Kepala Seksi (Kasi) Bimas Islam Kemenag Kota Denpasar, H. Amron Sudarmanto, menegaskan bahwa proses verifikasi lapangan ini sangat krusial untuk menjaga akuntabilitas program.

"Kegiatan asesmen ini kami lakukan untuk memastikan bahwa bantuan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) ini benar-benar tepat sasaran dan jatuh ke tangan yang berhak serta produktif," ujar H. Amron Sudarmanto di sela-sela peninjauan.Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa perhatian Kemenag tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan modal usaha saja. Sinergi lintas lembaga ini akan terus dikawal agar para pelaku usaha mikro bisa naik kelas.

"Setelah proses asesmen ini selesai dan bantuan disalurkan, langkah selanjutnya adalah melakukan pendampingan secara berkala kepada para pelaku usaha. Kami ingin memastikan usaha mereka berjalan berkelanjutan dan mampu mendongkrak kesejahteraan ekonomi keluarga," pungkasnya.

Melalui kolaborasi kuat antara Kemenag, KUA, Baznas, dan LAZKU, program PEU ini diharapkan mampu menjadi pemantik kemandirian ekonomi umat, khususnya bagi para pelaku usaha kecil di wilayah Kota Denpasar.