(Kankemenag Kota Denpasar) Sejumlah 200 orang tokoh masyarakat Hindu, bendesa pekraman, dan perwakilan dari sekaa teruna Hindu hadir guna mengikuti kegiatan Pembinaan Kerukunan Intern Umat Beragama Hindu pada Minggu (28/6) di Aula Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali. Kegiatan ini diprakarsai oleh seksi Urusan Agama Hindu pada Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar selaku leading sektor dalam pembinaan umat beragama Hindu yang diadakan selain untuk melaksanakan pembinaan sekaligus mencegah serta mengatasi masalah-masalah intern umat beragama Hindu di Kota Denpasar.
Kegiatan ini menghadirkan 4 orang narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Ka. Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali AA. Gd Muliawan, S.Ag, M.Si, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar Komang Sri Marheni, S.Ag., M.Si, Kasi Urusan Agama Hindu I Ketut Wartayasa, S.Ag., M.Ag, dan FKUB Kota Denpasar Ir. I Putu Astawa. Dalam materinya, Ka. Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali AA. Gd Muliawan, S.Ag, M.Si menyampaikan bahwa kerukunan terwujud apabila seseorang memiliki pengendalian diri. Orang yang memiliki pengendalian diri merupakan orang yang berbudi pekerti luhur dan memiliki kecerdasan spiritual, intelektual, dan emosional yang baik. Sosok Krishna sebagai lambang kecerdasan intelektual dan Darmawangsa sebagai lambang kecerdasan emosional dapat dijadikan sebagai panutan dalam pengendalian diri yang dapat membuat seseorang bersikap menghormati orang lain, memperlakukan oang lain dengan kasih, serta mengamalkan ajaran-ajaran agama dengan baik, dan akhirnya bermuara pada terciptanya sebuah harmoni dalam kerukunan. (sta)
18 Februari 2026
18 September 2025