Pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum usai secara tuntas dan masih menjadi masalah yang belum sepenuhnya mendapat jalan keluar, menjadikan sektor perekonomian khususnya di Indonesia mengalami penurunan. Sektor kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam menangani kasus Covid-19 ini juga terus berupaya mengoptimalisasikan agar para pasien Covid-19 dapat segera pulih kembali. Sektor pendidikan dan perkantoran baik negeri maupun swasta sampai saat ini masih menerapkan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi sekolah dan sistem Work From Home (WFH) bagi perkantoran. Begitu pula upaya pemerintah bekerjasama dengan seluruh elemen baik pemda, masyarakat untuk terus memberikan pengarahan dan sosialiasi terkait pentingnya penerepan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Hal ini tiada lain untuk mencegah serta memutuskan rantai penyebaran Covid-19.
Pada kesempatan kali ini, Kamis (14/1) pagi lalu, Penyuluh Agama Hindu PNS, Ibu Dra. Ni Nyoman Ciri beserta Penyuluh Agama Hindu Non PNS Denbar, Bapak I Gede Armada Kantor Kemenag Kota Denpasar menjadi narasumber pada kegiatan rutin setiap hari Kamis dalam Penyuluhan/Pembinaan Lapas Perempuan Kelas IIA melalui daring (zoom meeting), dimana topik kali ini terkait Pembinaan Agama Hindu “Makna Hari Suci Saraswati". Melalui pembinaan/penyuluhan ini, jajaran penyuluh agama Hindu Kemenag Kota Denpasar saling sharing dan berdialog bersama peserta Lapas Perempuan Kelas IIA Denpasar dalam memaknai hari suci Saraswati yang jatuh pada tanggal 30 Januari 2021 mendatang. Mengingat pula pandemi Covid-19 yang belum usai, mengharuskan kegiatan yang melibatkan banyak orang harus dilakukan secara daring online. Kegiatan pembinaan ini tetap berjalan dengan lancar dan tanpa mengurangi makna dari penyampaian materi. Para peserta yang hadir pada zoom meeting ini juga sangat mendengarkan dengan baik dan seksama. Semoga pembinaan ini dapat memberikan manfaat yang baik dan positif bagi para peserta yang mengikuti. (kd) #SantihMelayani
18 Februari 2026
18 September 2025