Pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum usai secara tuntas, masih menjadi masalah yang hendaknya di atasi oleh seluruh elemen mulai dari pemerintah pusat, provinsi, daerah, pemuka agama, swasta dan seluruh masyakarat dalam memerangi virus Covid-19 serta mencegah penyebarannya. Seperti yang telah diketahui bahwa adanya pandemi Covid-19 ini telah melumpuhkan hampir seluruh kegiatan dan mata pencaharian banyak orang tidak terkecuali sektor perekonomian, pariwisata di Indonesia khususnya di Bali. Sektor kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam menangani kasus Covid-19 ini juga terus berupaya mengoptimalisasikan agar para pasien Covid-19 dapat segera pulih kembali. Sektor pendidikan dan perkantoran baik negeri maupun swasta sampai saat ini masih menerapkan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi sekolah dan sistem Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO) bagi perkantoran. Begitu pula upaya pemerintah bekerjasama dengan seluruh elemen baik pemda, masyarakat untuk terus memberikan pengarahan dan sosialiasi terkait pentingnya penerepan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Hal ini tiada lain untuk mencegah serta memutuskan rantai penyebaran Covid-19.
Pada kesempatan kali ini, Kamis (11/2) pagi lalu, Penyuluh Agama Hindu PNS, Ibu Dra. Ni Nyoman Ciri beserta Penyuluh Agama Hindu Non PNS Denbar, Ida Bagus Egy Dananjaya Kantor Kemenag Kota Denpasar menjadi narasumber pada kegiatan rutin setiap hari Kamis dalam Penyuluhan/Pembinaan Lapas Perempuan Kelas IIA melalui daring (zoom meeting), dimana topik kali ini terkait Pembinaan Agama Hindu “Rehabilitasi Jiwa Dengan Gayatri Mantra". Melalui pembinaan/penyuluhan ini, jajaran penyuluh agama Hindu Kemenag Kota Denpasar saling sharing dan berdialog bersama peserta Lapas Perempuan Kelas IIA Denpasar mengenai upaya untuk memperbaiki, membenahi diri dimasa-masa seperti saat ini melalui Gayatri Mantra (Doa Suci Agama Hindu) sehingga kedamaian lahir bathin tercapai. Mengingat pula pandemi Covid-19 yang belum usai, mengharuskan kegiatan yang melibatkan banyak orang harus dilakukan secara daring online. Kegiatan pembinaan ini tetap berjalan dengan lancar dan tanpa mengurangi makna dari penyampaian materi. Para peserta yang hadir pada zoom meeting ini juga sangat mendengarkan dengan baik dan seksama. Semoga pembinaan ini dapat memberikan manfaat yang baik dan positif bagi para peserta yang mengikuti. (kd) #SantihMelayani
18 Februari 2026
18 September 2025