Menu

Pembinaan Manajemen Desa Pakraman

  • Sabtu, 24 Mei 2014
  • 1442x Dilihat

(Kemenag Kota Denpasar) Desa pakraman sebagai benteng dalam mempertahankan agama, budaya dan adat Bali ditengah modernisasi, terus mengalami dinamika perubahan terkait dengan modal budaya, ekonomi, sosial, dan pengetahuan. Terkait dengan hal tersebut, merupakan tugas dari Kementerian Agama dalam memfasilitasi dan memberikan pembinaan agar desa pakraman tetap eksis, karena bendesa pakraman juga merupakan prakanti (mitra kerja) Kementerian Agama dalam upaya peningkatan kualitas keagamaan.

Sabtu-Minggu (24-25 Mei 2014), Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar melakukan langkah strategis dalam memberdayakan keberadaan Desa Pakraman melalui kegiatan Pembinaan Manajemen Desa Pakraman yang di laksanakan di Hotel Puri Sharon Denpasar, dengan menghadirkan peserta sejumlah 70 orang, dan 4 orang narasumber yang kompeten dari kalangan akedimisi dan tokoh agama, yaitu DR. I Wayan Budi Utama, M.Si  dengan materi tantangan Desa Pakraman di Jaman Modern, Drs. Ida Bagus  Merta, M.Pd dengan materi Manajemen Berbasis Hindu di Desa Pakraman, Ida Bagus Made Oka Yusa Manuaba, SH., M.Si (Kakamenag Kota Denpasar) materi Wewenang dan Tanggung Jawab Pemimpin Menurut Agama Hindu, I Ketut Wartayasa, S.Ag. M.Si materi Kepemimpinan menurut Hindu.

Dalam Sambutannya Kepala Kantor Kementerian Agama Menyampaikan bahwa Desa Pakraman sebagai benteng agama, adat dan budaya Bali harus dipertahankan. Bendesa Pakraman harus memahami isu strategis atau dinamika yang akan dihadapi Desa Pakraman di Jaman Modern ini. Desa Pakraman juga diharapkan mampu memberikan pelayanan secara manajerial sehingga umat yang ada di desa Pakraman mendapat pelayanan dan perhatian yang optimal. Beliau juga menyampaikan bahwa Bendesa Pakraman harus membangun modal sosial dan modal pendidikan yang baik, artinya modal sosial seperti menyama braya, salunglung sabayantaka harus tetap dijaga, modal pendidikan dengan mendirikan pasraman dan lembaga pendidikan yang berbasis Hindu di Desa Pakraman. (Manday)