Menu

Penyerahan Izin Operasional Widyalaya TK Kumara Loka, Wujud Komitmen Kemenag Kota Denpasar Perkuat Pendidikan Hindu Berkarakter

  • Rabu, 25 Februari 2026
  • 143x Dilihat

Penyerahan Izin Operasional Widyalaya TK Kumara Loka, Wujud Komitmen Kemenag Kota Denpasar Perkuat Pendidikan Hindu Berkarakter

Denpasar, 25 Februari 2026 — Kementerian Agama Kota Denpasar melaksanakan kegiatan Penyerahan Izin Operasional Widyalaya TK Kumara Loka yang bertempat di Yayasan Kumara Loka, Jalan Tukad Mawa No. 9C, Panjer, Denpasar Selatan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penguatan kelembagaan pendidikan Hindu di Kota Denpasar. Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPD RI Provinsi Bali Dr. Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, S.E., M.Si., Walikota Denpasar, Ketua DPRD Kota Denpasar, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Ketua Komisi Bidang Pendidikan dan Bidang Agama Kebudayaan DPRD Kota Denpasar, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, Kepala Bidang Pendidikan Hindu Kementerian Agama Provinsi Bali, jajaran Kementerian Agama Kota Denpasar, Camat se-Kota Denpasar, Ketua Majelis Desa Adat, Ketua PHDI Kota Denpasar, Pengurus Sabha Upadresa Denpasar, Bendesa se-Kota Denpasar, Lurah Panjer, Ketua Yayasan, guru-guru, unsur Desa Adat Panjer, serta para siswa TK Kumara Loka.

Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, Ida Bagus Dibya, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terbitnya izin operasional Widyalaya TK Kumara Loka. Ia menegaskan bahwa keluarnya izin ini merupakan hasil dari proses panjang dan sinergi berbagai pihak. Ia juga menyampaikan bahwa terbitnya izin operasional menjadi bukti komitmen Kementerian Agama dalam memberikan kepastian hukum serta meningkatkan tata kelola lembaga pendidikan keagamaan Hindu agar semakin profesional dan berkualitas.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali dalam arahannya menyampaikan bahwa besarnya keinginan dan kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan Hindu mendorong adanya penyesuaian regulasi. Widyalaya ditegaskan memiliki kedudukan yang setara dengan madrasah dalam sistem pendidikan nasional, dengan jenjang pendidikan yang jelas dan terstruktur. Hal ini diharapkan mampu melahirkan SDM Bali yang unggul dan berkarakter.

Anggota DPD RI Provinsi Bali, Dr. Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa perjalanan Widyalaya ini memang tidak singkat. Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas dan penguatan SDM agar Widyalaya mampu mencetak generasi yang sidi, sudha, dan sadhu, yaitu generasi yang cerdas, bermoral, dan berbudi luhur. Widyalaya berbasis desa adat dinilai menjadi kekuatan tersendiri dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Denpasar.

Kasi Pendidikan Agama Hindu Kementerian Agama Kota Denpasar, Luh Made Irna Lestari, bersama jajaran turut berperan aktif dalam proses pembinaan dan pendampingan hingga terbitnya izin operasional tersebut. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara Kementerian Agama, pemerintah daerah, lembaga legislatif, serta desa adat dalam membangun pendidikan keagamaan yang berlandaskan nilai budaya lokal Bali. Ke depan, Widyalaya diharapkan menjadi pilar penting dalam membentuk generasi Hindu yang berkarakter, berdaya saing, dan tetap berakar pada kearifan lokal. Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kota Denpasar kembali menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan menghadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.