Penyuluh Agama Tanamkan Nilai Moderasi Sejak Dini melalui Natal Bersama di SDN 21 Dangin Puri
Denpasar, 17 Desember 2025
Penyuluh Agama Kristen Kota Denpasar, Setiawati Maya, Maurin Indrawati, dan Heferi Maupada hadir untuk melakukan penguatan moderasi beragama di SDN 21 Dangin Puri. Kegiatan ini mengusung tema “Kecil tetapi Berharga di Mata Allah”. Melalui refleksi Natal, diharapkan anak-anak dapat meneladani Tuhan Yesus Kristus yang mengasihi tanpa batas serta menghargai sesama manusia tanpa memandang perbedaan suku, ras, dan agama. Penanaman nilai toleransi dan sikap saling menghargai sejak dini diyakini dapat membentuk karakter anak bangsa yang moderat. Pada kesempatan ini pula, dilaksanakan doa bagi keamanan dan kesejahteraan bangsa yang dipimpin oleh Setiawati Maya.
Kegiatan ini merupakan Natal bersama siswa Kristen dan Katolik yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di SDN 21 Dangin Puri. Acara tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pihak sekolah dan orang tua siswa Kristen dan Katolik. Nuansa moderasi beragama sangat terasa sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Kolaborasi yang baik antara kepala sekolah, guru, dan orang tua terjalin dengan harmonis meskipun berasal dari latar belakang agama dan suku bangsa yang berbeda. Acara dikemas secara sederhana namun tetap menarik. Keunikan dari kegiatan ini adalah keterlibatan seluruh siswa Kristen dan Katolik yang turut mengambil bagian dalam setiap rangkaian acara.
Dampak dari kegiatan ini dirasakan secara nyata oleh peserta didik dan lingkungan sekolah. Anak-anak menjadi lebih memahami pentingnya sikap saling menghargai, toleransi, dan kebersamaan dalam keberagaman. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara Kementerian Agama, pihak sekolah, dan orang tua dalam menanamkan nilai moderasi beragama sejak usia dini. Melalui kehadiran penyuluh agama, Kementerian Agama menunjukkan peran aktifnya dalam membina umat serta membangun karakter generasi muda yang rukun, damai, dan berakhlak mulia, sejalan dengan semangat Kemenag Berdampak.