DENPASAR, Selasa (06/01/2026)
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Denpasar Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak keluarga berkualitas melalui kegiatan penyuluhan kepada calon pengantin. Sebanyak 8 pasang calon pengantin (catin) mengikuti pembekalan intensif yang diselenggarakan di ruang Balai Nikah KUA Denpasar Barat.
Kegiatan kali ini menghadirkan inovasi materi yang krusial bagi masa depan bangsa, yakni korelasi antara pelestarian lingkungan hidup dan pencegahan stunting. Hadir sebagai narasumber, Fasilitator Agama KUA Kecamatan Denpasar Barat, Drs. H. Sholahuddin, yang berkolaborasi dengan Titin Herawati, SE, MPd.
Dalam paparannya, para narasumber menekankan bahwa membangun keluarga sehat sejahtera dimulai dari kesadaran terhadap dua hal utama: lingkungan yang sehat dan nutrisi yang terjaga. Melalui program yang selaras dengan semangat SAPTA (Sinergi Agama untuk Pelestarian Lingkungan), para catin diajak untuk memelihara ekosistem sebagai bentuk ibadah, sekaligus memahami pentingnya pemantauan kesehatan buah hati sejak dini guna menghindari stunting.
"Keluarga adalah unit terkecil yang menjadi pondasi negara. Dengan lingkungan yang asri dan kesehatan anak yang terjamin, kita sedang berinvestasi untuk mewujudkan cita-cita Generasi Indonesia Emas," ujar tim fasilitator dalam sesi materi.
Melalui kursus ini, diharapkan para pasangan tidak hanya siap secara administratif dan spiritual menuju pelaminan, tetapi juga memiliki wawasan luas dalam mengelola rumah tangga yang berwawasan lingkungan. Upaya kolektif ini merupakan langkah nyata KUA Denpasar Barat dalam mendukung program nasional demi lahirnya generasi masa depan yang tangguh, sehat, dan sejahtera.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, berharap ilmu yang didapatkan menjadi berkah bagi para catin dalam mengarungi bahtera rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.