Penyusunan dan Pembahasan RKA-K/L Pagu anggaran Tahun 2025 Satker unit Ditjen Bimas Hindu
Sehubungan dengan penyusunan RKA-K/L Pagu Anggaran Tahun 2025 Satker Unit Ditjen Bimas Hindu, Rabu s.d. Sabtu, 26 s.d. 29 Juni 2024 telah berlangsung Penyusunan dan Pembahasan RKA-K/L Pagu anggaran Tahun 2025 Satker unit Ditjen Bimas Hindu yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Bimas Hindu Kementerian Agama RI di Hotel mercure Nusa Dua Bali.
Pada kesempatan ini, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, Bapak Ida Bagus Ketut Rimbawan beserta Kasi Pendidikan Hindu, Bapak Ida Bagus Putu Anom Arisudana, Kasi Urusan Agama Hindu, Ibu Ni Made Purnamawati, dan Bapak PPK, Analis Keuangan dan jajaran turut hadir mengikuti kegiatan ini.
Kegiatan ini turut melibatkan Pembimas Hindu se-Indonesia dan seluruh perguruan tinggi negeri dibawah naungan ditjen Bimas Hindu Kemenag RI, Rektor IAHN Gde Pudja Mataram berkesempatan hadir bersama wakil rektor II, Kepala Biro dan Perencana, Kepala Kasi Pendidikan Hindu dan Kasi Urusan Agama Hindu Kemenag Kab/Kota se-Bali. Kegiatan penyusunan pagu anggaran tahun 2025 ini mengusung tema " Perencanaan yang tepat menuju anggaran yang berkualitas menyongsong Indonesia maju".
Hal ini mengakomodasi arahan komisi VIII DPR RI dan Menteri Agama RI supaya penyusunan anggaran 2025 titik referensinya harus jelas mempertimbangkan dampak dan berdasar dari tujuan untuk menyelesaikan permasalahan sehingga tidak boleh berorientasi pada program yang itu-itu saja. Akibatnya, anggaran terserap namun tidak ada dampak dan manfaatnya pada masyarakat.
Perencanaan diharapkan tepat dengan kondisi real dilapangan, artinya perencanaan harus dapat mengantisipasi perubahan yang mungkin terjadi. Masing-masing perencana harus bisa menerka kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan beserta dengan dampak yang ditimbulkan dalam masyarakat. Pesan ini disampaikan oleh Dirjen Bimas Hindu pada kesempatan pembukaan acara tersebut agar dicamkan oleh seluruh peserta untuk menjadi dasar pertimbangan dalam menentukan alokasi anggaran.
Pada kesempatan ini, Dirjen juga menekankan keharusan pencapaian efisiensi penggunaan anggaran dan tidak berorientasi pada serapan semata-mata. Tujuannya adalah agar anggaran negara dapat dipergunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan pembahsan dan penelaahan pagu indikatif yang sudah dibagikan kepada masing-masing satuan kerja. (kd) #SantihMelayani
18 Februari 2026
18 September 2025