Menu

Perkuat Karakter Generasi Muda, Kemenag Kota Denpasar Gelar Kegiatan Bimbingan Pra nikah Melalui BRUS dan GEN CINTA

  • Kamis, 20 Agustus 2026
  • 130x Dilihat

DENPASAR ,20 Agustus 2026

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Denpasar terus memperkuat pembinaan karakter generasi muda melalui kegiatan Bimbingan Pra-Nikah Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMAN 4 Denpasar yang diikuti 50 siswa.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, Dr. Tia Sastrina, ST, MM, beserta jajaran Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam dan Pengawas Pendidikan Islam Kemenag Kota Denpasar. Turut hadir mendampingi, Wakil Kepala SMAN 4 Denpasar Kehumasan yang mewakili Kepala Sekolah, serta Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SMAN 4 Denpasar, Nurcholis.

Dalam arahannya,Dr. Tia Sastrina, ST, MM, menekankan pentingnya remaja menggunakan kehendak bebas secara bertanggung jawab dalam menentukan pergaulan dan masa depan. Ia juga mengajak siswa bijak bermedia sosial.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Tia Sastrina, ST, MM, memperkenalkan Inovasi GEN CINTA (Generasi Cerdas, Inovatif, dan Taat Beragama), inovasi pembinaan remaja usia sekolah yang dikembangkan Kementerian Agama sebagai wadah edukasi, penguatan karakter, dan pengembangan ketahanan diri dalam menghadapi tantangan di dunia nyata maupun ruang digital.

GEN CINTA membekali remaja dengan pengetahuan, nilai, keterampilan, dan keberanian mengambil keputusan yang sehat dan bertanggung jawab melalui pembinaan yang interaktif, humanis, berbasis data, serta menghargai keberagaman agama dan budaya.

Pembinaan ini mencakup berbagai isu yang dekat dengan kehidupan remaja, seperti kesehatan mental, pergaulan sehat, bullying dan cyberbullying, narkoba, tekanan teman sebaya, etika digital, intoleransi, ujaran kebencian, kekerasan, ekstremisme, serta penguatan orientasi masa depan dan cita-cita.

“GEN CINTA hadir untuk membina remaja agar mampu menjaga dirinya, menghargai sesamanya, dan membangun masa depannya.

Kegiatan BRUS kemudian dibuka secara resmi dan dilanjutkan dengan materi pembinaan bagi para peserta sebagai bagian dari upaya Kemenag Denpasar menghadirkan pembinaan remaja yang berdampak, relevan, dan berkelanjutan.