Menu

Perkuat Peran Penyuluh, Kemenag Kota Denpasar Ikuti Bimtek Ekoteologi di Balai Diklat Keagamaan Denpasar

  • Rabu, 15 April 2026
  • 169x Dilihat

Perkuat Peran Penyuluh, Kemenag Kota Denpasar Ikuti Bimtek Ekoteologi di Balai Diklat Keagamaan Denpasar

Denpasar, 15 April 2026 — Penyuluh agama lintas agama dari Kementerian Agama Kota Denpasar, di antaranya Made Narawati, S.Th., M.Si., Muhammad Ridwan, Lc., Ida Bagus Gede Bawa Adnyana, S.Ag., Ni Luh Komang Indah Sari, S.Ag., Karolus Boromeus Wodong, S.Fil., Ida Bagus Putu Arcana, S.S., dan Muhammad Taufik Maulana, S.Sy., aktif mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Ekoteologi Angkatan I dan II yang digelar di Kampus I Balai Diklat Keagamaan (BDK) Denpasar selama tiga hari, dari 13 hingga 15 April 2026.

Kegiatan ini bertujuan mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan upaya pelestarian lingkungan di tengah tantangan ekologis yang semakin kompleks. Bimtek dibuka oleh Kepala BDK Denpasar, Dr. H. Saprillah, M.Si., dengan penekanan pada pentingnya ekoteologi dalam membangun kesadaran spiritual terhadap lingkungan. Materi disampaikan oleh widyaiswara BDK Denpasar secara interaktif dan aplikatif. Sebagai bagian dari pembelajaran, peserta juga melakukan kunjungan lapangan ke TPS 3R “Sapuh Jagat” di Desa Gulingan, Badung, dan memperoleh wawasan langsung tentang pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Kegiatan ditutup dengan pesan agar peserta mampu mengimplementasikan nilai-nilai ekoteologi dalam tugas penyuluhan.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kota Denpasar menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan penyuluh agama yang adaptif, responsif, dan berwawasan lingkungan. Dampak positif yang dihasilkan antara lain meningkatnya kapasitas penyuluh dalam mengedukasi masyarakat terkait pelestarian lingkungan berbasis ajaran agama, tumbuhnya kesadaran ekologis di tengah masyarakat, serta terwujudnya gerakan nyata pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di wilayah binaan. Dengan demikian, kehadiran Kemenag semakin dirasakan manfaatnya dalam membangun harmoni antara kehidupan beragama dan kelestarian alam.