Menu

Perluas Jejaring Pendidikan, Kemenag Kota Denpasar Dorong Praktik Baik Madrasah melalui Kemitraan Australia–Indonesia

  • Rabu, 30 September 2026
  • 128x Dilihat

Perluas Jejaring Pendidikan, Kemenag Kota Denpasar Dorong Praktik Baik Madrasah melalui Kemitraan Australia–Indonesia

Jakarta, 30 September 2026 — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, Tia Sastrina, mendorong penguatan jejaring dan pertukaran praktik baik antarsatuan pendidikan melalui kemitraan Australia–Indonesia. Hal tersebut disampaikannya dalam Australia–Indonesia BRIDGE School Partnerships Program, Education Stakeholder Engagement Meeting di Kedutaan Besar Australia, Jakarta, Rabu (30/9).

Forum tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman terkait kemitraan sekolah, pembelajaran, pendidikan inklusif, perubahan iklim, serta kesetaraan gender, disabilitas, dan inklusi sosial (GEDSI). Program BRIDGE telah berjalan selama 18 tahun dengan 263 kemitraan sekolah dan melibatkan sekitar 1.000 pendidik dari Australia dan Indonesia.

Dalam forum tersebut, Tia Sastrina membawa perspektif Tri Hita Karana (THK), filosofi lokal Bali yang menekankan keharmonisan hubungan antara manusia, alam, dan Tuhan. Nilai tersebut dinilai relevan dengan pengembangan pendidikan berkelanjutan serta sejalan dengan semangat Kurikulum Berbasis Cinta dan ekoteologi. Menurutnya, nilai lokal dapat memperkuat karakter, kepedulian terhadap lingkungan, serta hubungan sosial peserta didik. Ia juga menekankan agar praktik baik dari madrasah yang terlibat BRIDGE, salah satunya MI Karakter Mutiara Bunda, dapat dibagikan dan dikembangkan oleh satuan pendidikan lainnya.

Melalui kemitraan ini, Kemenag Kota Denpasar mendorong semangat Kemenag Berdampak agar praktik baik tidak berhenti pada satu madrasah, tetapi dapat meluas dan memberikan manfaat bagi lebih banyak guru, peserta didik, madrasah, serta masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan turut memperkuat kapasitas madrasah dan menghadirkan pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, serta tetap berakar pada nilai-nilai lokal Bali.

 

​​​​​