Menu

Persiapan Menjelang Perlombaan Janger HAB

  • Rabu, 05 November 2014
  • 893x Dilihat

Persiapan Menjelang Perlombaan Janger HAB

(Kemenag Kota Denpasar) Selasa (4/11) Dalam rangka memperingati HAB Kementerian Agama ke 69, Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar mempersiapkan pasukan ikut berpartisipasi didalam segala bentuk perlombaan yang diadakan salah satunya yaitu tari Janger. Terpilihnya  keseluruhan 20 orang dari wanita cantik dan pria ganteng staf Kementerian Agama Kota Denpasar antusias menggerakkan tangan dengan gelumai saat latihan berlangsung.  

 Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar Ida Bagus Made Oka Yusa Manuaba SH disaat melihat langsung proses latihan janger, mengungkapkan Tari Janger merupakan salah satu tari Bali yang diciptakan pada tahun 1930-an dan merupakan salah satu dari yang terpopuler. Janger adalah tari pergaulan anak remaja Bali. Ditarikan oleh 10 hingga 20 orang penari secara berpasangan, yaitu kelompok putri yang dinamakan janger dan kelompok putra yang dinamakan kecak. Mereka menari sambil menyanyikan Lagu Janger secara bersahut-sahutan. Gerakan Janger sederhana namun ceria dan bersemangat. Musik yang menjadi latar belakang tari adalah Gamelan Batel atau Tetamburan dan gender wayang. Gerak tari janger merupakan gerak-gerak tari klasik bali terutama gerak-gerak tari yang dipergunakan dalam tarian ini seolah-olah hanya pemindahan dari arja, topeng, baris atau jauk. Penasar memakai gerak-gerak tari sebagai mana yang terdapat pada arja maupun topeng ,begitu pula mentri mengambil gerak-gerak tari dari arja. Gerak tari yang agak berbeda dan merupakan khas pejangeran adalah terdapat pada gerak tari pada kecak dan jangernya. Kecak pada dasarnya masih tetap menampilkan gerak-gerak tari Bali klasik. Gerak-gerak tari ini kemudian dipadukan dengan unsur pencak silat sehingga melahirkan gerak-gerak tari yang khas.sedangkan janger gerak tarinya adalah berpegangan pada gerak-gerakan tari Bali klasik. Penari janger dan kecak melakukan tarinya kebanyakan dengan posisi bersimpuh atau duduk bersila. (pmt)