Menu

Piodalan Saraswati Ring Pura Jagatnatha Denpasar

  • Senin, 10 Maret 2014
  • 1450x Dilihat

(Kankemenag Kota Denpasar) Ratusan umat Hindu baik pelajar, pegawai, dan masyarakat umum tampak memadati Pura Jagatnatha Denpasar pada Saniscara Umanis Watugunung (8/3) kemarin guna melaksanakan persembahyangan Hari Raya Suci Saraswati yang merupakan hari turunnya ilmu pengetahuan yang merupakan sumber kecerdasan manusia. Rombongan Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar dan rombongan Wakil Walikota Denpasar, beserta seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar pun tampak turut hadir dalam acara tersebut. Piodalan ini diawali dengan proses ngelis yang dilaksanakan oleh beberapa pemangku pura di areal sekitar pura.

Ditemui usai melaksanakan persembahyangan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, Ida Bagus Made Oka Yusa Manuaba, SH, mengungkapkan bahwa Hari Raya Saraswati merupakan hari turunnya Ilmu Pengetahuan yang dimanifestasikan kedalam bentuk seorang Dewi Saraswati, seorang dewi cantik berlengan empat di atas teratai dengan berwahanakan seekor angsa dan membawa sitar, genetri, dan kitab suci. Kepala Kantor juga menambahkan bahwa piodalan Saraswati ini jatuh setiap 210 hari pada Saniscara Umanis Watugunung, dan keesokan harinya pada dina Radite Paing wuku Sinta merupakan hari Banyu Pinaruh yang merupakan kelanjutan dari perayaan Saraswati. Piodalan Saraswati ini memiliki makna untuk memuja dan bersyukur kehadapan  Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas karunia ilmu pengetahuan yang di karuniakan kepada kita semua, sehingga akan terbebas dari kebodohan serta dibimbing menuju kedamaian di dunia ini. (sta)