Menu

Plt. Kepala Kantor Kemenag Kota Denpasar bersama Tim Bimas Islam  Hadiri Rukyatul Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H di Pantai Sekeh

  • Senin, 18 Mei 2026
  • 170x Dilihat

BADUNG, Minggu  (17 Mei 2026).

Jajaran Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar turut serta dalam pelaksanaan pemantauan hilal (Rukyatul Hilal) untuk menetapkan awal bulan Dzulhijjah 1447 H. Kegiatan krusial ini berlangsung di Pantai Sekeh, Kabupaten Badung.

Hadir langsung dalam kesempatan tersebut, Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, Ida Bagus Dibya, SE, didampingi oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam Kemenag Kota Denpasar, H. Amron Sudarmanto. Guna memperkuat proses pemantauan, tim Bimas Islam Kemenag Denpasar juga turut menerjunkan personilnya, antara lain M. Anwar Chudori, Asruroh Nur 'aini, dan Adelia Ayu Septiandari.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Tim Hisab Rukyat Kanwil Kemenag Provinsi Bali yang bersinergi dengan BMKG Wilayah III Bali, Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta perwakilan dari berbagai Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam di Bali.

Berdasarkan data teknis yang dirilis oleh BMKG Wilayah III Bali, posisi hilal pada sore hari ini sebenarnya berada pada ketinggian 4,15 derajat dengan sudut elongasi 8,88 derajat. Jika merujuk pada hitungan astronomis (hisab), posisi tersebut secara regulasi sudah memenuhi kriteria visibilitas hilal yang ditetapkan oleh MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), yakni minimal ketinggian 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

Namun, faktor alam di lapangan berkata lain. Kondisi cuaca yang cukup berawan tebal di sekitar Pantai Sekeh membuat hilal tidak berhasil teramati secara visual oleh tim pemantau.

Seluruh hasil pemantauan dan data dari titik Pantai Sekeh ini telah dihimpun dan segera dilaporkan ke pusat. Data tersebut akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam Sidang Isbat yang digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia di Jakarta malam ini untuk menetapkan secara resmi jatuhnya awal Dzulhijjah 1447 H serta Hari Raya Idul Adha.

Masyarakat, khususnya umat Muslim di Kota Denpasar, diimbau untuk tetap tenang menunggu keputusan resmi dari Pemerintah Pusat. Mari kita terus menjaga kebersamaan, harmonisasi, dan rasa persaudaraan di tengah masyarakat.