Menu

Santuan Anak Yatim dan Bantuan Alat Kesehatan Untuk Difabel Dalam Rangka Lebaran Yatim: Berbagi Cinta Berlimpah Berkah 10 Muharram1446 H / 2024 M

  • Selasa, 16 Juli 2024
  • 326x Dilihat

Santuan Anak Yatim dan Bantuan Alat Kesehatan Untuk Difabel Dalam Rangka Lebaran Yatim: Berbagi Cinta Berlimpah Berkah 10 Muharram1446 H / 2024 M

Dalam rangka "Lebaran Yatim Berbagi Cinta Berlimpah Berkah" 10 Muharram 1446 H / 2024 M dimana merupakan Kick Off Kolaborasi Program Pemberdayaan Zakat dan Wakaf 2024, Selasa (16/7) siang tadi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, Bapak Ida Bagus Ketut Rimbawan hadir memenuhi undangan Ketu Baznas Kota Denpasar, Bapak Feri Hendri untuk melaksanakan Penyerahan Santuan Anak Yatim dan Bantuan Alat Kesehatan Untuk Difabel Dalam Rangka Lebaran Yatim: Berbagi Cinta Berlimpah Berkah 10 Muharram1446 H / 2024 M bertempat di Kantor Baznas Kota Denpasar.

Kegiatan ini merupakan program Kementerian Agama dan diselenggarakan secara serentak oleh seluruh Baznas se Indonesia. Pada hari ini turut diikuti oleh pengurus dan jajaran dari Baznas Kota Denpasar dengan menghadirkan anak-anak yatim sebanyak 60 orang se-Kota Denpasar yang antusias, penuh keceriaam dan tertib mengikuti kegiatan ini.

Dikuti dari situs Baznas, bahwasanya Lebaran yatim merupakan momen istimewa untuk berbagi kebahagiaan dan kasih sayang dengan anak-anak yatim piatu, mereka yang kehilangan orang tua dan membutuhkan uluran tangan. Tentu momen tidak dilupakan, karena hal ini menjadi salah satu cara untuk berbagai kebahagiaan dengan anak Yatim.

Masyarakat Muslim Indonesia sering merayakan lebaran anak yatim pada tanggal 10 Muharram. Perayaan ini ada yang menentang, dan tidak sedikit yang melestarikan tradisi ini. Namun lebaran Anak Yatim bukan sekadar tradisi, tetapi juga cerminan kemanusiaan dan keimanan.

Dalam Islam, menyantuni anak yatim adalah amalan yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW pun sangat menyayangi anak-anak yatim dan senantiasa memberikan perhatian khusus kepada mereka.

"Siapa orang yang mengusap kepala anak yatim (menyantuni/menyayangi) pada hari Asyura (10 Muharram), maka Allah akan angkat derajatnya sebanyak rambut anak yatim tersebut yang terusap oleh tangannya" (Hadits ke 212 dari kitab Tanbih al-Ghafilin)". (kd) #SantihMelayani