DENPASAR – Suasana khusyuk sekaligus hangat menyelimuti Mushola At-Taubah, Lapas Kelas IIA Kerobokan pada Kamis (16/4/2026). Puluhan warga binaan tampak memadati area ibadah untuk mengikuti pembinaan rohani yang digelar oleh Tim Penyuluh Agama Islam Kantor Kemenag Kota Denpasar.
Kegiatan kali ini menghadirkan duet penyuluh Hj. Titin Herawati, SE., MPd. dan H. M. Taufik Maulana, S.Sy., MH. dengan mengangkat tema sentral yang fundamental: "Implementasi Shalat sebagai Tiang Agama".
Ada pemandangan berbeda dalam pembinaan kali ini. Jumlah jamaah yang hadir terlihat meningkat signifikan dibandingkan pekan sebelumnya. Meski berada di tengah keterbatasan ruang gerak, para warga binaan yang merupakan kelompok sasaran khusus sekaligus kelompok rentan ini menyimak materi dengan penuh perhatian.Komunikasi dua arah yang cair dan selipan candaan ringan membuat suasana pembinaan terasa akrab dan jauh dari kesan kaku.
Dalam tausiyahnya, Hj. Titin Herawati menekankan bahwa shalat bukan sekadar kewajiban rutinitas, melainkan ibadah utama yang akan pertama kali dihisab di hari akhir. Ia mengutip pesan mendalam dari QS. Thaha [20]: 14:
"Sesungguhnya Aku lah Allah, tiada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Aku. Maka beribadahlah kepada-Ku, dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku."
"Melalui shalat, hati akan menjadi lebih lembut dalam menerima kebaikan. Ini adalah jalan bagi setiap individu untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta sekaligus membuka pintu perubahan menjadi pribadi yang lebih baik," ujar Hj. Titin di hadapan jamaah.
Melengkapi materi tersebut, H. M. Taufik Maulana membedah sisi Fiqih Shalat. Beliau mengingatkan bahwa ibadah yang sempurna harus didasari oleh ilmu yang tepat agar meraih pahala ganda: pahala shalat itu sendiri dan pahala mengamalkan ilmu.
"Dengan menegakkan shalat sebagai tiang agama, kita berharap rekan-rekan di sini mampu bertransformasi menjadi pribadi yang sholihin. Masa pembinaan ini adalah momentum emas untuk menumbuhkan ketaqwaan," tegas Taufik.
Acara ditutup dengan doa bersama yang mengharukan. Kegiatan rutin ini diharapkan tidak hanya menjadi transfer ilmu semata, tetapi menjadi suplemen spiritual bagi warga binaan untuk memperkuat iman, memperbaiki akhlak, dan menyiapkan diri menatap masa depan dengan semangat perubahan yang lebih positif setelah bebas nanti.
18 Februari 2026
18 September 2025