Jumat (30/9) pagi tadi, Kepala Kantor Kementeriam Agama Kota Denpasar, Bapak Ida Bagus Ketut Rimbawan, S.Ag didampingi Pranata Humas hadir pada kegiatan Seminar dengan tema “Eksistensi Pasraman Dalam Penguatan Adat, Agama, Seni, Tradisi dan Budaya di Bali”.
Acara pertama Sambutan dari Sekretaris Daerah Provinsi Bali sekaligus Membuka Rakorda III. Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian memandu Seminar dengan tema “Eksistensi Pasraman Dalam Penguatan Adat, Agama, Seni, Tradisi dan Budaya di Bali”. Di Dalam rapat tersebut, diselenggarakan Seminar yang diisi oleh Narasumber dengan sistem panel.
Materi I dari Bendesa Adat Sukaluwih dengan materi Peran Desa Adat sukaluwih dalam Penguatan dan Pelestarian Adat, Agama, Seni Tradisi dan Budaya melalui Pendirian dan Pengelolaan Pasraman di Desa Adat. Materi II dari Kepala PWP Rare Semesta tentang Pengelolaan PAUD-TK Hindu/Pratama Widya Pasraman di Bawah Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI (TK Rare Semesta ini merupakan TK Hindu Formal Pertama dan satu-satunya yang ada di Kabupaten Karangasem). Dalam pemaparan Materi, Guru yang mengajar di Rare Semesta ini mengatakan bahwa selama masa Pandemi, murid mereka kesulitan dalam belajar Daring, sehingga pihak sekolah harus mendatangi rumah siswa secara satu persatu, melewati bukit dan lembah. Materi III dari Ketua Harian P3I Pusat dengan materi Dukungan Persatuan Pendidik Pasraman Indonesia (P3I) terhadap PAUD-TK Hindu (Pratama Widya PAsraman) di Desa Adat. Materi IV dari Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali, dengan Materi Peran Dinas PMA Provinsi Bali dalam Penyelenggaraan PAUD-TK Hindu (Pratama Widya Pasraman) di Desa Adat. Materi V dari Staf Ahli Gubernur Bidang PMK dengan materi Peran Staf Ahli Kepala Daerah dalam percepatan Pendirian/pengalihan PAUD-TK Hindu menjadi Pratama Widya Pasraman di Desa Adat.
18 Februari 2026
18 September 2025