(Kankemenag Kota Denpasar) Kurikulum 2013 merupakan pendidikan yang berbasis karakter yang mengutamakan pemahaman, skill, dan pendidikan berkarakter, siswa dituntut untuk memahami materi, aktif dalam diskusi dan presentasi, serta memiliki disiplin dan sopan santun yang tinggi. Kurikulum 2013 disusun untuk menumbuhkan daya kreatifitas anak didik dengan jalan aktif mengamati, bertanya, mencoba dan menggunakan daya nalar.
Bertempat di Aula Kantor PHDI Provinsi Bali, Seksi Pendidikan Hindu pada Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar melaksanakan kegiatan Sosialisasi Kurikulum Guru Agama Hinduyang diselenggarakan selama 3 hari mulai tanggal 18 s.d. 20 April 2016dan diikuti oleh 70 orang peserta di tiap tingkatnya yang merupakan Guru Agama Hindu Tk. SD, SMP, dan SMA/K se Kota Denpasar dan dibuka secara langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar. Kegiatan ini diselenggarakan untuk memberikan kesempatan terhadap adanya perubahan orientasi kurikulum agar tidak membebani peserta didik dengan konten namun lebih pada aspek kemampuan esensial yang diperlukan semua warga negara untuk berperan serta dalam membangun negara pada masa mendatang.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar Komang Sri Marheni, S.Ag., M.Si mengungkapkan bahwa sebagai panutan bagi para siswa, guru harus selalu terdepan dalam prestasi, terlebih di tengah-tengah globalisasi saat ini, guru dituntut untuk terus meningkatkan kompetensinya dengan mengisi diri dan mengimplementasikan kurikulum 2013 ini dengan metode-metode pengajaran yang menarik untuk membentuk anak-anak bangsa yang bermoral dan berahlak mulia sesuai dengan cita-cita pembangunan nasional. (sta)
18 Februari 2026
18 September 2025