Menu

Tilem Sasih Kasa

  • Rabu, 03 Agustus 2016
  • 776x Dilihat

(Kankemenag Kota Denpasar) Rahina Tilem dilaksanakan ketika bulan mati, ketika langit gelap tanpa ada sinar bulan, dari sisi astronomi saat ini posisi bulan berada di antara matahari dengan bumi sehingga suasana menjadi sangat gelap di malam hari. Upacara Tilem merupakan upacara pemujaan terhadap Dewa Surya guna menyucikan diri, melebur segala kotoran/mala yang terdapat  dalam diri manusia. Siklus Purnama dan Tilem ini memberikan gambaran kepada manusia tentang keberadaan dari rwa bhineda yang senantiasa berputar mengelilingi kehidupan manusia secara berkala hingga akhir dunia ini.

Bertepatan dengan rahina Tilem sasih Kasa dan Kajeng Kliwon, Rabu (3/8) lalu seluruh jajaran Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar yang beragama Hindu melaksanakan persembahyangan bersama di Padmasana Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar dipimpin oleh Ka. Sub Bag. TU Kankemenag Kota Denpasar. Ditemui di sela-sela aktivitas beliau, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar Ibu Komang Sri Marheni, S.Ag., M.Si mengungkapkan bahwa sebagai umat manusia kita harus menjaga 3 keharmonisan hubungan, yakni hubungan dengan Sang Pencipta, hubungan dengan sesama manusia, serta hubungan dengan lingkungan sekitar kita, hal tersebut sesuai dengan ajaran Tri Hita Karana. Bentuk persembahyangan kali ini merupakan wujud bhakti kita dalam menjaga hubungan dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, memohon anugerah serta keselamatan agar Beliau senantiasa menuntun kita dalam melaksanakan tugas dan fungsi kita sebagai aparatur sipil negara.