Bencana gempa bumi yang melanda Lombok beberapa waktu lalu terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama, bahkan dampaknya juga dirasakan oleh warga di Bali. Situasi ini tentunya menyisakan duka yang mendalam bagi seluruh warga yang terkena dampaknya. Situasi alam yang masih labil juga menyisakan trauma psikologis bagi saudara-saudara kita di Lombok akibat keterkejutan, kepanikan, kekacauan yang harus mereka hadapi dalam jangka waktu yang cukup lama.
Terkait dengan hal ini Tim Tanggap Bencana dan sejumlah Penyuluh Islam di Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali termasuk di dalamnya Penyuluh Islam dari Kankemenag Kota Denpasar bersama-sama berangkat ke Lombok menuju UIN Mataram guna menyerahkan bantuan berupa 6 buah tenda dari keseluruhan 50 tenda yang rencananya akan dikirim secara bertahap untuk perkuliahan, pada Jumat (14/9) lalu. Hal ini disambut baik oleh Rektor UIN Mataram mengingat kondisi gedung perkuliahan yang retak sangat membahayakan untuk digunakan kembali selama kondisi alam belum stabil.