Menu

Upacara Bendera Puncak Peringatan HAB ke 71

  • Selasa, 03 Januari 2017
  • 740x Dilihat

(Kankemenag Kota Denpasar)JajaranKantor Kementerian Agama Kota Denpasar mengikuti puncak peringatan HAB Kementerian Agama ke 71 berupa pelaksanaan upacara bendera di halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, pada hari Selasa (3/1) lalu dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Hari Amal Bhakti (HAB) yang diperingati tiap tahun merupakan momentum menegakkan kembali komitmen seluruh jajaran dan keluarga besar Kementerian Agama untuk bekerja keras dan kerja cerdas meningkatkan kualitas diri dengan sandaran utama pada nilai-nilai Integritas, profesionalitas, inovasi, tanggugjawab dan keteladanan dengan tetap menjunjung tinggi sikap ikhlas, dalam rangka mewujudkan tata kelola kepemerintahan yang baik, serta untuk mempererat semangat kebersamaan dan kekeluargaan di jajaran Kementerian Agama.

Dalam sambutan Menteri Agama RI yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, Menteri Agama mengharapkanperingatan ulang tahun Kementerian Agama ini semakin memperkuat komitmen terhadap integritas dan etos kerja sebagai pelayan masyarakat dan pengayom semua umat beragama.Menag juga mengajak untuk bersyukur atas penilaian positif publik terhadap kinerja Kementerian Agamadengan meningkatnyaindeks reformasi birokrasi dari peringkat CC menjadi B, dan juga atas sejumlah penghargaan seperti:penghargaan dari Presiden sebagai Penyedia Layanan BLU dengan Akses Terjangkau, dan Penghargaan dari Kemenkeu sebagai Kementerian dengan Kontribusi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) terbesar dalam APBN,penghargaan ganda terkait ekonomi syariah, yaitu sebagai Pemrakarsa Proyek Infrastruktur Berbiaya Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan Investor Utama Sukuk Negara Domestik, meskipun disisi lainOmbudsman Nasional menilai kita masih bertanda warna kuning dalam hal pemenuhan standar layanan publik, dan kita mengalami penurunan predikat WTP menjadi WDP dalam audit keuangan oleh BPK, serta keluhan-keluhan publik yang belum terselesaikan secara tuntas. Atas catatan-catatan negatif yang tersisa, Menag mengajak untuksegera membenahinya dengan dilengkapi motto "Lebih Dekat Melayani Umat", seluruh jajaran diharapkan lebih peka mendeteksi aspirasi masyarakat, lebih sigap membereskan masalah, dan lebih cekatan memenuhi kebutuhan umat.

Wujud dari motto tersebut, diungkapkan oleh Menag melalui sambutannya, bahwa tahun ini mulai dibangun Pusat Layanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), melalui unit ini diupayakan tercapainya standar mutu yang prima dalam melayani umat dan dengan memanfaatkan teknologi informasi, segala proses perizinan, beasiswa, hingga bantuan sosial dapat dilakukan secara lebih simpel, pasti, dan bebas pungli. Kembali Menag mengharapkan agar 5 Nilai Budaya Kerja makin dijiwai dalam sanubari dilengkapi dengan semangat kerja sama yang apik. (sta)