Wujudkan Keluarga Sehat dan Lestari, Penyuluh Lintas Agama Denpasar
Bekali Catin Edukasi Stunting dan Ekoteologi
DENPASAR – Penyuluh Lintas Agama Kementerian Agama Kota Denpasar menunjukkan komitmen nyata dalam membangun ketahanan keluarga melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan bagi para calon pengantin (catin). Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 8 Januari 2026, bertempat di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Denpasar Barat.
Dua materi krusial yang menjadi fokus utama dalam bimbingan ini yaitu upaya pencegahan stunting dan pelestarian lingkungan hidup.
Penyuluh Agama Hindu, Kadek Ariyani, S.Sos., memaparkan secara mendalam mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini. Materi yang disampaikan meliputi:
• pemahaman dasar mengenai stunting,
• pengenalan ciri-ciri serta dampak jangka panjang stunting bagi anak, dan
• langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh pasangan sejak masa persiapan pernikahan.
Penyuluhan ini bertujuan agar keluarga di Kota Denpasar dapat hidup lebih sehat, sejahtera, dan bahagia, sekaligus berkontribusi dalam menekan angka stunting di wilayah tersebut. Selain aspek kesehatan fisik keluarga, kepedulian terhadap lingkungan juga menjadi sorotan penting. Penyuluh Agama Kristen, Lisa Oktavia Permatasari Rarung, S.Th., menyampaikan materi mengenai pelestarian lingkungan hidup melalui pendekatan ekoteologi. Beberapa poin praktis yang ditekankan antara lain:
• menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal,
• edukasi pengelolaan sampah sesuai dengan kategori yang tepat, serta
• gerakan penanaman pohon sebagai wujud tanggung jawab dan kepedulian terhadap alam, karena menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian dari pengamalan iman.
Kegiatan ini memberikan dampak positif nyata bagi masyarakat melalui penguatan pemahaman calon pengantin tentang pentingnya pencegahan stunting dan kepedulian terhadap lingkungan. Edukasi yang diberikan sejak masa persiapan pernikahan diharapkan mampu melahirkan keluarga yang sehat, peduli lingkungan, dan berdaya, sejalan dengan komitmen Kemenag Berdampak dalam membangun masyarakat Denpasar yang harmonis dan berkelanjutan. Kegiatan bimbingan ini diikuti oleh enam pasang calon pengantin yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Seluruh proses penyuluhan berlangsung dengan lancar dan ditutup dengan semangat pelayanan yang tulus.
#SantihMelayani #KemenagDenpasar #CegahStunting #Ekoteologi #CalonPengantin #DenpasarSehat #LingkunganHidup